Apakah Melihat Blue Moon Malam Ini Bisa Berdampak pada Kesehatan? Ini Faktanya!
Namun para ilmuwan menegaskan bahwa efek tersebut tergolong kecil dan tidak dialami oleh semua orang. Hingga saat ini, penyebab pastinya juga masih menjadi perdebatan di kalangan peneliti.
Salah satu teori yang berkembang menyebut manusia mungkin masih memiliki ritme biologis yang dipengaruhi siklus cahaya alami malam hari.
Pada masa sebelum adanya listrik, malam yang diterangi cahaya Bulan memungkinkan manusia beraktivitas lebih lama. Sebagian ilmuwan menduga mekanisme biologis tersebut masih tersisa hingga sekarang, meskipun masyarakat modern hidup di lingkungan yang dipenuhi cahaya buatan.
Meski demikian, teori tersebut belum sepenuhnya menjelaskan mengapa sebagian penelitian menemukan adanya pengaruh bulan purnama terhadap tidur, sementara penelitian lain tidak menemukan hubungan yang signifikan.
Terlepas dari itu semua, para ahli sepakat bahwa masyarakat tidak perlu khawatir menghadapi Blue Moon malam ini. Fenomena tersebut lebih merupakan peristiwa astronomi yang menarik untuk diamati dibandingkan ancaman bagi kesehatan.
Jika cuaca cerah, Blue Moon dapat disaksikan langsung dari seluruh wilayah Indonesia tanpa bantuan teleskop. Bahkan, malam ini Bulan juga akan tampak berdekatan dengan Antares, bintang merah terang yang dikenal sebagai "jantung" konstelasi Scorpius.
Dengan kata lain, jika Anda merasa lebih sulit tidur malam ini, penyebabnya belum tentu karena Blue Moon. Namun bila ingin menikmati fenomena langka yang hanya muncul sekitar dua hingga tiga tahun sekali, malam ini adalah waktu yang tepat untuk menengadah ke langit.
Editor: Muhammad Sukardi