Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jenazah Lucky Widja Akan Dimakamkan di TPU Jeruk Purut Siang Ini
Advertisement . Scroll to see content

Apa Itu TB Ginjal, Penyakit Lucky Widja sebelum Meninggal Dunia?

Senin, 26 Januari 2026 - 09:22:00 WIB
Apa Itu TB Ginjal, Penyakit Lucky Widja sebelum Meninggal Dunia?
Sebelum meninggal dunia, vokalis band Element Lucky Widja menderita TB ginjal sejak 2022. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Vokalis band Element Lucky Widja meninggal dunia pada Minggu malam (25/1/2026). Sebelum tutup usia, almarhum berjuang melawan penyakit TB ginjal yang diderita sejak 2022. 

Ya, penyakit TB ginjal rupanya membuat kesehatan Lucky Widja terus menurun. Dia pun diketahui rutin cuci darah di rumah sakit akibat penyakit tersebut. 

Belum diketahui pasti apa penyebab kematian Lucky Widja, namun kondisi TB ginjal yang diidap mendiang kemungkinan besar memberi dampak cukup berarti pada kesehatannya. Lucky Widja meninggal dunia di RS Halim, Jakarta Timur. 

Sebagai pembelajaran, Anda perlu tahu apa sebenarnya TB ginjal dan apakah penyakit ini berbahaya hingga dapat berisiko kematian? Simak ulasan selengkapnya di artikel ini. 

Jenazah Lucky Widja disemayamkan di rumah duka di Cipete dan rencananya akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut. (Foto: Instagram)
Jenazah Lucky Widja disemayamkan di rumah duka di Cipete dan rencananya akan dimakamkan di TPU Jeruk Purut. (Foto: Instagram)

Apa Itu TB Ginjal? 

Kidney tuberculosis atau tuberkulosis ginjal (TB ginjal) adalah bentuk tuberkulosis yang menyerang ginjal. Penyakit ini termasuk dalam kategori extrapulmonary tuberculosis yang juga bisa memengaruhi sistem saluran kemih. 

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, bakteri yang sama dengan penyebab tuberkulosis paru. Bakteri ini bisa menyebar ketika infeksi TB menyebar melalui aliran darah ke ginjal. 

Gejala TB ginjal biasanya tidak sama dengan tuberkulosis paru dan bisa cenderung mirip dengan infeksi saluran kemih biasa. Misalnya rasa nyeri saat buang air kecil, sering ingin buang air kecil, atau darah dalam urin. 

Karena gejalanya mirip infeksi lain atau biasanya ringan, maka sering terjadi diagnosis terlambat. Padahal jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, infeksi bisa berkembang lebih parah, sehingga mengganggu fungsi ginjal dan menyebabkan gagal ginjal. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut