Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dokter Tifa Sebut Jokowi Sakit Autoimun Agresif dan Pakai CAPD, Ajudan Pribadi Beberkan Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Apa Itu Penyakit Autoimun Agresif yang Menyebabkan Perubahan Kulit?

Senin, 23 Juni 2025 - 14:37:00 WIB
Apa Itu Penyakit Autoimun Agresif yang Menyebabkan Perubahan Kulit?
Ilustrasi autoimun agresif yang viral di media sosial. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Penyakit ini ditandai dengan sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringan dan organ-organ sehat dengan intensitas tinggi, beda dengan penyakit autoimun lain yang perkembangan gejalanya mungkin lebih lambat atau kurang parah.

Dokter TIfa menerangkan, beberapa gejala yang muncul pada orang dengan autoimun agresif adalah perubahan kulit yang agresif, gatal luar biasa, sarcopenia atau otot mengecil dengan cepat menimbulkan kelemahan dan kehilangan berat badan.

"Lalu, kerusakan organ-organ agresif terutama ginjal dan sistem imun, antara lain Lupus Nephritis grade IV-V, Rapid Progressive Glomerulonephritis (RPGN), Scleroderma Renal Crisis, yang bisa merusak ginjal dalam hitungan minggu hingga bulan," ungkap dr Tifa di X, dikutip Senin (23/6/2025).

3 Jenis Autoimun Agresif

Lebih lanjut, laporan Autoimmune Association dan WebMD menerangkan setidaknya ada tiga jenis autoimun agresif, antara lain:

1. Bentuk-bentuk tertentu dari ensefalitis autoimun

Kondisi ini dapat mengakibatkan peradangan otak yang mengakibatkan gejala neurologis dan psikologis, serta berpotensi menyebabkan hilangnya kesadaran atau koma.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut