Apa Itu Lipoma, Benjolan yang Diduga Ada di Bahu Raffi Ahmad?
Hingga kini penyebab pasti lipoma belum diketahui secara jelas. Namun para ahli menduga faktor genetik atau keturunan berperan dalam kemunculannya. Orang yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat lipoma diketahui memiliki risiko lebih tinggi mengalami kondisi serupa.
Lipoma paling sering ditemukan pada orang dewasa usia 40 hingga 60 tahun, meskipun dapat muncul pada usia berapa pun.

Menurut Mayo Clinic, setiap benjolan atau pembengkakan yang muncul di tubuh sebaiknya diperiksakan ke tenaga medis. Walaupun lipoma umumnya jinak, dokter perlu memastikan benjolan tersebut bukan kondisi lain yang lebih serius.
Pemeriksaan dapat dilakukan melalui pemeriksaan fisik, USG, MRI, CT scan, atau biopsi bila diperlukan. Hal ini penting karena dalam kasus yang sangat jarang, benjolan yang menyerupai lipoma bisa saja merupakan liposarkoma, yakni kanker jaringan lemak yang memerlukan penanganan berbeda.
Tidak semua lipoma memerlukan operasi. Sebagian besar kasus hanya perlu dipantau secara berkala. Namun dokter dapat merekomendasikan pengangkatan jika benjolan terasa nyeri, mengganggu aktivitas, terus membesar, atau menimbulkan keluhan kosmetik. Pengangkatan biasanya dilakukan melalui prosedur bedah sederhana.
Kasus yang dialami Raffi Ahmad sekaligus menjadi pengingat penting agar masyarakat tidak mengabaikan benjolan yang muncul di tubuh. Pemeriksaan sejak dini dapat membantu memastikan penyebabnya dan mencegah komplikasi yang tidak diinginkan.
Editor: Muhammad Sukardi