Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Anggap Remeh Olahraga, Ini 5 Dampak Buruk Jika Tubuh Jarang Bergerak
Advertisement . Scroll to see content

4 Tanda Tubuh Kekurangan Serat, Selain Sembelit Ada Risiko Lebih Berbahaya

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:13:00 WIB
4 Tanda Tubuh Kekurangan Serat, Selain Sembelit Ada Risiko Lebih Berbahaya
Ancaman kesehatan tersembunyi akibat kurang serat, dari gangguan pencernaan hingga risiko lonjakan gula darah. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Serat merupakan nutrisi penting yang berperan besar dalam menjaga kesehatan pencernaan, kestabilan energi, hingga pengendalian gula darah. Sayangnya, masih banyak orang yang belum memenuhi kebutuhan serat harian dari pola makan sehari-hari.

Serat umumnya ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan. Ketika asupannya kurang, tubuh akan memberikan sejumlah sinyal peringatan. Tidak hanya sembelit, ada dampak lain yang dinilai jauh lebih berbahaya jika dibiarkan dalam jangka panjang.

Berikut empat tanda tubuh kekurangan serat yang perlu diwaspadai:

1. Sembelit atau Pergerakan Usus Tidak Teratur

Sembelit menjadi tanda paling umum saat tubuh kekurangan serat. Serat berfungsi menambah volume dan kelembapan tinja sehingga membantu pergerakan usus lebih lancar.

Jika asupan serat minim, seseorang bisa mengalami susah buang air besar, harus mengejan, atau merasa perut tetap begah meski sudah ke toilet. Kondisi perut kembung dan tidak nyaman setelah makan juga kerap menjadi sinyal awal gangguan pencernaan akibat kurang serat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut