Baliho Film Aku Harus Mati Tuai Kontroversi, Rumah Produksi Akhirnya Minta Maaf
JAKARTA, iNews.id – Rumah produksi film horor Aku Harus Mati resmi menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kegaduhan yang ditimbulkan dari judul dan materi promosinya di billboard. Permintaan maaf ini diungkap Iwet Ramadhan, sebagai head of creative strategic promotion film.
Dia mengakui ada ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat cara film tersebut diperkenalkan di ruang publik.
Dalam wawancara daring baru-baru ini, dia menyebut pihaknya mendapatkan pelajaran berharga dari berbagai kritik yang bermunculan. Dia juga menilai pentingnya mempertimbangkan kondisi sosial sebelum merilis materi promosi.
"Kami menyesalkan sekali ketidaknyamanan yang ditimbulkan, khususnya dari bagaimana film ini diperkenalkan di ruang publik gitu ya. Karena ini kan salah satu yang disoroti oleh masyarakat," kata Iwet Ramadhan.
Iklan Film Kontroversial Aku Harus Mati Dicopot, Ini Penjelasan Produser
Dia menambahkan situasi saat ini tergolong sensitif, terutama terhadap isu-isu yang berpotensi memicu respons emosional dari masyarakat.
"Ini jadi sebuah pelajaran juga gitu bahwa ternyata kondisi sekarang ini memang lagi sensitif sekali di mana banyak hal bisa menjadi trigger. Dan buat kami, memang ini jadi pelajaran bahwa harus sangat berhati-hati sekali ketika sekarang kita berucap, berkata, dan melemparkan statement di publik," ucapnya.
Banner Film Aku Harus Mati Berisiko Picu Pikiran Negatif Anak dan Remaja, IDAI Kasih Paham!
Sebagai langkah perbaikan, pihak rumah produksi berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi komunikasi. Salah satu langkah yang akan diterapkan yakni penambahan peringatan konten atau trigger warning dalam materi promosi.