Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Panas! PDSKJI Marah Besar soal Banner Film Aku Harus Mati yang Viral
Advertisement . Scroll to see content

Baliho Film Aku Harus Mati Tuai Kontroversi, Rumah Produksi Akhirnya Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 - 07:23:00 WIB
Baliho Film Aku Harus Mati Tuai Kontroversi, Rumah Produksi Akhirnya Minta Maaf
Rumah produksi film horor Aku Harus Mati resmi menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kegaduhan yang terjadi. (Foto: Pemprov DKI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Rumah produksi film horor Aku Harus Mati resmi menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas kegaduhan yang ditimbulkan dari judul dan materi promosinya di billboard. Permintaan maaf ini diungkap Iwet Ramadhan, sebagai head of creative strategic promotion film. 

Dia mengakui ada ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat cara film tersebut diperkenalkan di ruang publik.

Dalam wawancara daring baru-baru ini, dia menyebut pihaknya mendapatkan pelajaran berharga dari berbagai kritik yang bermunculan. Dia juga menilai pentingnya mempertimbangkan kondisi sosial sebelum merilis materi promosi.

"Kami menyesalkan sekali ketidaknyamanan yang ditimbulkan, khususnya dari bagaimana film ini diperkenalkan di ruang publik gitu ya. Karena ini kan salah satu yang disoroti oleh masyarakat," kata Iwet Ramadhan.

Dia menambahkan situasi saat ini tergolong sensitif, terutama terhadap isu-isu yang berpotensi memicu respons emosional dari masyarakat.

"Ini jadi sebuah pelajaran juga gitu bahwa ternyata kondisi sekarang ini memang lagi sensitif sekali di mana banyak hal bisa menjadi trigger. Dan buat kami, memang ini jadi pelajaran bahwa harus sangat berhati-hati sekali ketika sekarang kita berucap, berkata, dan melemparkan statement di publik," ucapnya.

Sebagai langkah perbaikan, pihak rumah produksi berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi komunikasi. Salah satu langkah yang akan diterapkan yakni penambahan peringatan konten atau trigger warning dalam materi promosi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut