Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Haji Bolot Semakin Sehat, Dokter Batasi Tamu yang Jenguk demi Pemulihan
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

Yang lebih menjengkelkan adalah saat saya memberi contekan kepada teman, tapi nilai mereka justru lebih tinggi daripada saya.

Saat sekolah dulu, ada tugas membuat Lembar Kerja Siswa (LKS). Teman-teman masih sibuk mengerjakan, tetapi saya sudah selesai. Saya merasa bangga, tapi tiba-tiba guru mendekati saya.

Saya kira akan dipuji, ternyata saya malah dimarahi karena di LKS saya masih ada tulisan harga eceran Rp50.000.

Setelah ujian, biasanya ada remidi bagi siswa yang nilai ujiannya tidak mencukupi. Melalui remidi, siswa berkesempatan memperbaiki nilai. Namun, terkadang soal remidi justru lebih sulit daripada soal ujian awal.

Ini seperti meminta seorang pengemudi Gojek untuk balapan melawan Valentino Rossi. Speaking of Rossi, saya jadi teringat MotoGP. Ada yang mengatakan bahwa Marquez hebat karena motornya memang cepat.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut