Bung Towel Tegaskan Usulan Ahmad Dhani soal Naturalisasi Offside: Tidak Seperti Itu!
"Pele bilang ke ayahnya saat itu, nanti saya yang bawa juara dan kejadian pada tahun 1958, Pele waktu itu umur 17. Apakah dia dari genetik yang hebat? Enggak. Kita bicara Maradona, Maradona dari genetik hebat yang sampai harus dikawinkan dengan perempuan Argentina? Kan enggak," tutur dia.
Bung Towel meyakini bakat sepak bola dari orang tua tidak menjamin seorang anak akan hebat juga dalam olahraga yang sama. Upaya menciptakan pesepak bola hebat harus dimulai dari faktor lain.
"Jadi di luar genetik seperti yang disampaikan, apa yang penting dalam sepak bola? Football environment, football development. Apa yang disebut dengan environment? Infrastruktur, coaching quality, kompetisi, turnamen," tandasnya.
Sebelumnya, anggota Komisi X DPR Ahmad Dhani mengusulkan PSSI menaturalisasi pemain untuk dijodohkan dengan perempuan Indonesia agar tecipta bibit unggul. Usulan itu pun menuai polemik.
Dhani mengusulkan agar PSSI bisa merekrut pemain sepakbola yang sudah berumur tua. Pemain itu lalu dijodohkan dengan perempuan asli Indonesia.
Tujuannya, supaya tercipta bibit pemain sepak bola yang unggul.
"Nah anaknya itu yang kita harapkan menjadi pemain bola yang bagus juga. Nah ini pemikirannya agak out of the box Pak Erick (Ketua Umum PSSI Erick Thohir), tapi bisa dianggarkan untuk 2026 programnya, jadi pemain bola di atas 40 tahun yang mau dinaturalisasi dan mungkin yang duda, kita carikan jodoh di Indonesia Pak," ucap Dhani.
Editor: Rizky Agustian