Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Siap-Siap! Uji Coba Penertiban Truk ODOL Dimulai 1 Juni 2026
Advertisement . Scroll to see content

Tragedi Penggusuran Makam Mbah Priok: Bentrokan Berdarah yang Masih Menyisakan Luka Sejarah

Sabtu, 02 Agustus 2025 - 22:00:00 WIB
Tragedi Penggusuran Makam Mbah Priok: Bentrokan Berdarah yang Masih Menyisakan Luka Sejarah
Tragedi Penggusuran Makam Mbah Priok: Bentrokan Berdarah yang Masih Menyisakan Luka Sejarah
Advertisement . Scroll to see content

Pemprov DKI saat itu menyatakan hanya akan menertibkan bangunan liar, bukan membongkar makam. Namun isu liar tentang rencana pembongkaran makam demi proyek tol akses Tanjung Priok memicu kemarahan warga.

Tragedi ini menjadi perhatian nasional. DPRD DKI Jakarta mendesak Komnas HAM melakukan investigasi atas dugaan pelanggaran HAM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kala itu meminta penghentian sementara eksekusi dan mendorong dialog antara Pemprov dan ahli waris.

Setelah tragedi, makam Mbah Priok ditetapkan sebagai cagar budaya di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama. Meski demikian, sengketa agraria serupa masih terus terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Tragedi Mbah Priok bukan sekadar bentrokan fisik, tetapi juga simbol lemahnya komunikasi, pendekatan yang tidak humanis, serta konflik antara pembangunan dan hak masyarakat atas tanah dan sejarah.

Catatan Redaksi:
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa pembangunan yang berkeadilan tak hanya bicara infrastruktur, tetapi juga penghormatan terhadap budaya, sejarah, dan hak rakyat.

Editor: Komaruddin Bagja

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut