Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Susno Duadji Ungkap Prabowo Punya Daftar Pengusaha-Aparat Nakal di Pertambangan
Advertisement . Scroll to see content

Viral Kades dan Camat Cekcok Mulut hingga Nyaris Adu Jotos di Gorontalo Utara

Senin, 14 Oktober 2024 - 16:13:00 WIB
Viral Kades dan Camat Cekcok Mulut hingga Nyaris Adu Jotos di Gorontalo Utara
Kepala Desa Ilangata Sumarjin Moohulao saat cekcok dengan Camat Anggrek Yusuf Abdullah Hasan di Kabupaten Gorontalo Utara. (Foto: iNews/Nurfaizi Lahasan)
Advertisement . Scroll to see content

GORONTALO, iNews.id - Viral di media sosial Kepala Desa Ilangata Sumarjin Moohulao di Kabupaten Gorontalo Utara mengusir Camat Anggrek Yusuf Abdullah Hasan. Percekcokan ini lantaran aliran listrik di rumah warga diputus atau dicabut sebab akan dilakukan penggusuran proyek pengembangan kawasan Pelabuhan Anggrek Gorontalo.

Dalam video viral tampak kades dan camat adu mulut hingga nyaris adu jotos. Mereka terlibat keributan disaksikan warga bersama aparat TNI-Polri.

Lokasi kejadian yakni di kawasan Pelabuhan Anggrek, Desa Ilangata, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara.

Cekcok camat dan kades ini buntut adanya polemik pemutusan aliran listrik, penggusuran rumah hingga lapak dagangan warga. Hal itu dipicu karena adanya proyek pengembangan kawasan Pelabuhan Anggrek sehingga seluruh bangunan yang berada di atas tanah milik pemerintah digusur atau direlokasi.

Karena merasa dizolimi, kades dan warga setempat berupaya untuk menghalangi pemutusan aliran listrik. Sebab ada sekitar 50 KK yang tinggal di kawasan pelabuhan ini akan terancam kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.

Kades menilai pemerintah seharusnya memberikan ganti rugi dan santunan uang atau rumah kepada warganya yang akan digusur.

"Saya hanya mengharapkan agar hak-hak warga saya terpenuhi. Tadi mungkin ada misskomunikasi di lapangan," ujar Kades Ilangata Sumarjin Moohulao, Minggu (13/10/2024).

Saat ini, lapak maupun rumah milik warga telah diputuskan aliran listriknya sehingga mereka harus melewati malam hari  tanpa penerangan.

Sementara Camat Anggrek Yusuf Abdullah Hasan mengatakan, upaya penertiban sudah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

"Sebelumnya kami telah menyurat dan memberikan pemberitahuan kepada warga terkait rencana pemutusan aliran listrik atau relokasi rumah warga," katanya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut