Prabowo: Empat Kali Kalah Pilpres, Saya Tak Pernah Ganggu Pemimpin yang Menang
Prabowo menegaskan demokrasi harus dijalankan secara dewasa. Menurutnya, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar, tetapi tidak seharusnya berujung pada kegaduhan setiap kali pemilu selesai digelar.
"Jadi kedaulatan rakyat wujudnya adalah demokrasi, demokrasi wujudnya adalah pemilihan. Kita mengerti, kita mungkin tidak puas, tetapi alternatifnya apa? Apakah kita mau gaduh? Habis tiap pemilihan gaduh, tiap pemilihan gaduh, yang kalah ribut, yang kalah ribut," ujar dia.
Prabowo menilai konflik berkepanjangan hanya akan menghambat kemajuan bangsa. Karena itu, dia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para ilmuwan dan kalangan akademisi, untuk memusatkan perhatian pada upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.
"Silakan kalau ada yang berpendapat lain. Itu hak. Saya katakan kita berbeda. Kalau ada yang berpendapat bahwa gaduh, ribut, bakar-bakar, anarki, kebencian, permusuhan, maki-memaki itu tidak produktif. Sementara negara lain menuju kesejahteraan, menuju terobosan, menuju kekayaan," sambung dia.
Di akhir sambutannya, Prabowo menegaskan pentingnya persatuan nasional. Menurutnya, hanya bangsa yang solid dan bersatu yang mampu mencapai kemajuan, sedangkan konflik di berbagai negara kerap dipicu oleh elite yang gagal menjaga persatuan.
Editor: Suriya Mohamad Said