Polda Jawa Barat Beberkan Kronologi Lengkap Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung
"Terlihat di tayangan CCTV, tersangka meninggalkan korban dan pergi keluar," tutur Rudi.
Kondisi korban yang memprihatinkan membuat pihak RSHS mencurigai adanya dugaan tindak kekerasan. Rumah sakit kemudian menghubungi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Barat untuk melaporkan temuan tersebut.
"Jadi terima kasih Hasan Sadikin menghubungi UPTD Direktorat PPA Polda Jabar. Akhirnya kita datang ke rumah sakit Hasan Sadikin, inilah awalnya terungkapnya peristiwa yang memilukan, proses selanjutnya pembuatan laporan polisi," lanjut Rudi.
Berbekal laporan tersebut, penyidik langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi menemukan dugaan penganiayaan dan penyekapan terhadap korban telah berlangsung sejak 2024, saat korban mulai menjalin hubungan dengan tersangka.
Penyidikan juga mengungkap aksi kekerasan terjadi di empat lokasi berbeda yang pernah ditempati korban dan pelaku. Selama itu, korban diduga mengalami penyiksaan berulang menggunakan benda tumpul, benda tajam, disundut rokok, hingga dipukul menggunakan helm yang menyebabkan gangguan serius pada penglihatannya.
Editor: Suriya Mohamad Said