Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Awal Mula Kasus Penyekapan Sadis YTR Terbongkar, Korban Ditelantarkan Taufik Hidayat di IGD
Advertisement . Scroll to see content

Polda Jabar Bongkar Penyiksaan Sadis Taufik Hidayat! Korban Disundut, Matanya Dipukul Besi dan Helm

Jumat, 26 Juni 2026 - 16:14:00 WIB
Polda Jabar Bongkar Penyiksaan Sadis Taufik Hidayat! Korban Disundut, Matanya Dipukul Besi dan Helm
Polda Jabar mengungkap Taufik Hidayat diduga menyiksa YTR sejak 2024 di empat lokasi, dari disundut rokok hingga dipukul helm hingga korban nyaris buta. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id – Polda Jawa Barat mengungkap rangkaian dugaan penganiayaan yang dilakukan Taufik Hidayat (30) terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten Bandung. Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi kekerasan tersebut diduga telah berlangsung sejak 2024 dan terjadi di empat lokasi berbeda yang pernah ditempati keduanya selama menjalin hubungan.

Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan mengatakan, penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di seluruh lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya penganiayaan.

"Berdasarkan informasi yang kami temukan ada empat lokasi tempat tinggal mereka dan sudah kami lakukan olah TKP," ujar Rudi dalam jumpa pers, Jumat (26/6/2026).


Lokasi pertama berada di sebuah indekos di kawasan Cicaheum, Kiaracondong, Kota Bandung, yang dihuni korban dan pelaku sejak Mei hingga September 2024. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban telah mengalami kekerasan fisik di tempat tersebut.

"Dari keterangan beberapa saksi, di tempat ini korban mengalami kekerasan dipukul dan disundut rokok," ujar Rudi.
Pada September 2024, keduanya pindah ke indekos lain yang masih berada di kawasan yang sama. Namun, mereka kembali berpindah tempat pada Januari 2025 setelah berselisih dengan penghuni indekos.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut