Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gugur dalam Serangan AS-Israel, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dimakamkan 9 Juli
Advertisement . Scroll to see content

Perang Memanas! AS Bombardir Iran, Rudal Teheran Hantam 85 Pangkalan Militer Amerika Serikat

Rabu, 08 Juli 2026 - 14:43:00 WIB
Perang Memanas! AS Bombardir Iran, Rudal Teheran Hantam 85 Pangkalan Militer Amerika Serikat
AS menggempur lebih dari 80 target di Iran. Teheran membalas dengan menyerang 85 lokasi militer AS di Bahrain dan Kuwait, memicu eskalasi konflik Timur Tengah. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content
"Sebagai tanggapan langsung terhadap serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz," demikian pernyataan resmi Centcom.

Di Bahrain, sirene peringatan serangan udara berbunyi setelah Iran melancarkan serangan balasan. Kementerian Dalam Negeri Bahrain melalui akun resmi di platform X mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera menuju lokasi perlindungan terdekat.

"Sirene diaktifkan. Warga diimbau untuk tetap tenang dan menuju tempat aman terdekat," tulis kementerian tersebut.

Meski demikian, pemerintah Bahrain belum memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab aktivasi sistem peringatan tersebut. Sementara itu, sejumlah pejabat AS kepada Axios mengungkapkan bahwa Iran juga mengirimkan drone ke wilayah Bahrain.

Di Kuwait, pihak militer menyatakan sistem pertahanan udara tengah menghadapi serangan rudal dan drone. Suara ledakan yang terdengar di sejumlah wilayah disebut berasal dari upaya pencegatan yang dilakukan sistem pertahanan udara.

"Staf Umum Angkatan Bersenjata menjelaskan, jika terdengar suara ledakan, itu merupakan hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh," demikian pernyataan militer Kuwait, sembari meminta masyarakat mematuhi seluruh arahan keamanan dari pemerintah.

Rangkaian aksi saling serang ini semakin meningkatkan eskalasi konflik di Timur Tengah. Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun besaran kerusakan yang ditimbulkan akibat operasi militer dari kedua pihak.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut