Perang Memanas! AS Bombardir Iran, Rudal Teheran Hantam 85 Pangkalan Militer Amerika Serikat
Di Bahrain, sirene peringatan serangan udara berbunyi setelah Iran melancarkan serangan balasan. Kementerian Dalam Negeri Bahrain melalui akun resmi di platform X mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan segera menuju lokasi perlindungan terdekat.
"Sirene diaktifkan. Warga diimbau untuk tetap tenang dan menuju tempat aman terdekat," tulis kementerian tersebut.
Meski demikian, pemerintah Bahrain belum memberikan penjelasan rinci mengenai penyebab aktivasi sistem peringatan tersebut. Sementara itu, sejumlah pejabat AS kepada Axios mengungkapkan bahwa Iran juga mengirimkan drone ke wilayah Bahrain.
Di Kuwait, pihak militer menyatakan sistem pertahanan udara tengah menghadapi serangan rudal dan drone. Suara ledakan yang terdengar di sejumlah wilayah disebut berasal dari upaya pencegatan yang dilakukan sistem pertahanan udara.
"Staf Umum Angkatan Bersenjata menjelaskan, jika terdengar suara ledakan, itu merupakan hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh," demikian pernyataan militer Kuwait, sembari meminta masyarakat mematuhi seluruh arahan keamanan dari pemerintah.
Rangkaian aksi saling serang ini semakin meningkatkan eskalasi konflik di Timur Tengah. Hingga saat ini belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun besaran kerusakan yang ditimbulkan akibat operasi militer dari kedua pihak.
Editor: Suriya Mohamad Said