Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Israel Lancarkan Serangan Besar-besaran ke Lebanon, Jet-Jet Tempur Zionis Bombardir Permukiman
Advertisement . Scroll to see content

Lebanon Selatan Diguncang Serangan Udara, Israel Bombardir 47 Permukiman dengan Jet Tempur dan Drone

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:52:00 WIB
Lebanon Selatan Diguncang Serangan Udara, Israel Bombardir 47 Permukiman dengan Jet Tempur dan Drone
Israel menggempur 47 permukiman di Lebanon dengan jet tempur dan drone. Serangan besar ini jadi yang terparah sejak gencatan senjata. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

BEIRUT, iNews.id - Jet tempur Israel melancarkan serangan besar-besaran ke wilayah Lebanon selatan dan timur dengan membombardir sedikitnya 47 permukiman sepanjang Senin (25/5/2026). Serangan terjadi di tengah berlangsungnya perkembangan perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dimediasi Pakistan.

Sumber pejabat Lebanon kepada RIA Novosti menyebut serangan udara Israel menyasar 44 permukiman di wilayah selatan dan tiga wilayah di Lebanon timur dalam kurun 24 jam terakhir.

“Pesawat musuh menyerang 44 permukiman di selatan dan tiga permukiman di timur dalam 24 jam. Ini kemungkinan merupakan serangan paling besar sejak dimulainya gencatan senjata,” ujar sumber tersebut, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, serangan dilakukan dalam beberapa gelombang sepanjang hari. Wilayah Zawtar Al Sharqiyah dilaporkan dihantam hingga 10 kali, sementara Kota Nabatieh menjadi sasaran tujuh serangan udara. Adapun Machgharah di Lembah Beqaa digempur enam kali.

Selain serangan udara, sedikitnya 25 permukiman di dekat perbatasan Israel juga dihantam artileri secara intensif. Drone tempur Israel turut menyerang mobil dan kendaraan lain di 11 wilayah Lebanon.

Di sisi lain, Pasukan Pertahanan Israel atau IDF mengklaim telah menyerang lebih dari 70 target milik kelompok Hizbullah dalam 24 jam terakhir. Target tersebut disebut meliputi pusat komando hingga gudang persenjataan.

Serangan terbaru ini terjadi setelah serangkaian pertemuan diplomatik langsung antara Israel dan Lebanon yang berlangsung di AS sejak 16 April lalu.

Usai pertemuan tersebut, Presiden AS Donald Trump sempat mengumumkan gencatan senjata. Namun, serangan Israel ke wilayah Lebanon dilaporkan masih terus berlangsung hampir setiap hari.

Kelompok Hizbullah sendiri disebut terus melakukan operasi militer balasan terhadap pasukan Israel di wilayah perbatasan.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut