Kepala Bakom RI Ajak Mahasiswa Selesaikan Perbedaan Pendapat Lewat Jalur Dialog
JAKARTA, iNews.id – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, memberikan tanggapan terkait insiden penggerudukan diskusi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Diskusi yang berakhir kisruh tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, yakni Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, Wamentan Sudaryono, dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid.
Qodari menegaskan bahwa dialog merupakan elemen wajib yang harus dikedepankan dalam praktik negara demokrasi. Pemerintah sendiri berkomitmen untuk terus membuka ruang diskusi dengan masyarakat demi menjalankan sekaligus meningkatkan kualitas program-program prioritas nasional.
“Yang namanya demokrasi itu bisa terjadi kalau ada dialog. Kalau tidak ada dialog, hanya tuntutan, kan bukan demokrasi namanya. Itu namanya semua gue, maunya dia saja,” kata Qodari dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).
Lebih lanjut, Qodari melihat adanya anomali dalam peristiwa penggerudukan tersebut. Pasalnya, agenda diskusi ilmiah itu sebenarnya telah mendapatkan persetujuan dari sebagian mahasiswa dan diketahui langsung oleh otoritas pihak kampus.
“Jadi sebetulnya kan ada anomali di situ, ada interupsi,” ujar Qodari.