Keji! Israel Hujani 47 Permukiman Sipil Lebanon dengan Serangan Udara
Di sisi lain, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim operasi tersebut menargetkan lebih dari 70 fasilitas milik Hizbullah, termasuk pusat komando dan gudang senjata.
Serangan besar-besaran ini terjadi di tengah upaya diplomatik yang sedang berlangsung. Sebelumnya, Israel dan Lebanon diketahui telah menggelar beberapa putaran perundingan langsung di Amerika Serikat sejak pertengahan April lalu.
Meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump sempat mengumumkan gencatan senjata setelah pertemuan tersebut, serangan Israel ke wilayah Lebanon dilaporkan terus berlangsung hampir setiap hari.
Kelompok Hizbullah pun merespons dengan melancarkan sejumlah operasi militer terhadap pasukan Israel, sehingga ketegangan di perbatasan kedua negara kembali meningkat dan memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.
Editor: Suriya Mohamad Said