Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hebat Melanda TPA Jatiwaringin Tangerang, Belasan Warga Mulai Diungsikan
Advertisement . Scroll to see content

Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas hingga 2 Hektare, BNPB Turunkan Helikopter

Rabu, 01 Juli 2026 - 14:03:00 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas hingga 2 Hektare, BNPB Turunkan Helikopter
Kebakaran melanda TPA Jatiwaringin di Tangerang, menghanguskan lebih dari 2 hektare lahan. BNPB mengerahkan helikopter untuk membantu pemadaman. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

TANGERANG, iNews.id – Kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten. Asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara, sementara api hingga kini masih belum berhasil dipadamkan.

Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai lebih dari dua hektare. Untuk mempercepat penanganan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan helikopter guna melakukan pemadaman dari udara sekaligus mencegah api meluas ke area lain dan mengancam lingkungan sekitar.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, mengatakan area yang terdampak kebakaran diperkirakan telah melampaui dua hektare.

"Kalau ditotal mungkin bisa lebih dari dua hektaran ya yang posisinya ya, yang kebakarannya," kata Ujat di lokasi.

Ia menjelaskan, sembilan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api yang terus berkobar di kawasan TPA tersebut.

Menurut Ujat, penyebab kebakaran diduga dipicu suhu udara yang tinggi. Kondisi tersebut diperparah oleh embusan angin kencang yang membuat api dengan cepat merambat ke area lain.

"Dugaan saya seperti itu. Dari cuaca panas, kemudian awalnya di belakang sana, lalu angin yang besar membuat penyebarannya menjadi cepat," ujarnya.

Hingga kini, petugas gabungan masih terus berupaya melokalisasi titik api agar kebakaran tidak semakin meluas ke bagian lain di kawasan TPA Jatiwaringin.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut