Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Garda Revolusi Iran Klaim Tembak Jatuh Drone AS dan Usir Jet Tempur F-35
Advertisement . Scroll to see content

Iran Klaim Hancurkan 16 Jet Tempur dan 150 Drone AS, Rekaman Pencegatan Pesawat F-35 Dirilis

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:09:00 WIB
Iran Klaim Hancurkan 16 Jet Tempur dan 150 Drone AS, Rekaman Pencegatan Pesawat F-35 Dirilis
Iran klaim hancurkan 16 jet tempur dan 150 drone AS usai operasi militer di dekat Selat Hormuz, termasuk menghadang F-35 dan menembak MQ-9. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran mengklaim berhasil menghancurkan 16 jet tempur dan 150 drone milik Amerika Serikat dalam eskalasi terbaru konflik di kawasan Teluk. Klaim itu disampaikan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersamaan dengan rilis rekaman operasi militer yang disebut menampilkan pencegatan jet tempur F-35 dan penembakan drone MQ-9 milik AS.

IRGC menyebut sebuah jet tempur siluman F-35 terdeteksi memasuki wilayah operasi pada pukul 03.00 dini hari, 25 Mei 2026. Menurut Iran, pesawat tersebut langsung berbalik arah setelah sistem pertahanan udara mereka melakukan penguncian rudal.

Selain menghadang F-35, IRGC juga mengklaim sukses menembak jatuh drone pengintai MQ-9 milik Amerika Serikat pada malam yang sama. Dalam rekaman yang dirilis, terlihat objek bercahaya di langit diikuti kilatan cahaya sebelum satu objek lain tampak terkena serangan.

Media pemerintah Iran kemudian mengaitkan operasi itu dengan klaim lebih besar mengenai hancurnya 16 jet tempur dan sekitar 150 drone milik AS dalam konflik yang terus memanas di kawasan Timur Tengah. Namun, rincian resmi mengenai lokasi maupun jenis alutsista lain yang disebut hancur belum dipublikasikan.

Hingga berita ini diterbitkan, militer Amerika Serikat belum memberikan tanggapan resmi atas klaim Iran tersebut. Komando Pusat AS (CENTCOM) sebelumnya menyatakan pihaknya melakukan operasi bela diri di Iran selatan dengan menargetkan lokasi peluncuran rudal dan kapal-kapal yang diduga hendak menebar ranjau di sekitar Selat Hormuz.

Ketegangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump kembali menegaskan penolakannya terhadap Iran yang memiliki senjata nuklir.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut