Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Pasukan Israel Setrum Aktivis GSF, Lecehkan Fisik dan Mental
Advertisement . Scroll to see content

Geger Video Aktivis GSF Dipaksa Berlutut Viral! Termasuk 9 WNI, Hamas Tuding Israel Lakukan Penyiksaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:10:00 WIB
Geger Video Aktivis GSF Dipaksa Berlutut Viral! Termasuk 9 WNI, Hamas Tuding Israel Lakukan Penyiksaan
Video aktivis GSF dipaksa berlutut dan tangan terikat usai ditangkap Israel viral. Hamas menuding tindakan itu sebagai penyiksaan brutal. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

GAZA, iNews.id - Rekaman video yang diunggah pejabat Israel memicu kecaman internasional setelah memperlihatkan ratusan aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) dipaksa berlutut dengan tangan terikat ke belakang. Dalam video itu, para aktivis tampak menempelkan dahi ke lantai usai ditangkap pasukan Israel.

Kelompok perlawanan Palestina Hamas mengecam keras perlakuan tersebut dan menyebut tayangan itu sebagai bentuk “sadisme” serta kemerosotan moral para pemimpin Israel.

“(Rekaman tersebut adalah bukti) kemerosotan moral dan sadisme,” demikian pernyataan Hamas, dikutip dari Reuters, Kamis (21/5/2026).

Kecaman serupa disampaikan organisasi advokasi hukum Adalah yang mendampingi para aktivis GSF. Mereka menuding Israel melakukan penyiksaan dan penghinaan terhadap para aktivis kemanusiaan yang mencoba menembus blokade Gaza.

“Israel menerapkan kebijakan kriminal berupa penyiksaan dan penghinaan terhadap para aktivis yang berupaya menentang kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina,” kata Adalah.

Tim pengacara Adalah diketahui telah berada di Israel untuk menemui para aktivis yang berasal dari lebih dari 40 negara tersebut.

Menurut Adalah, para peserta misi kemanusiaan itu ditangkap secara paksa di perairan internasional sebelum dibawa ke wilayah Israel tanpa persetujuan mereka.

Sebelumnya, Global Sumud Flotilla pada Selasa (19/5/2026) mengumumkan seluruh kapal pembawa bantuan kemanusiaan dan aktivis internasional menuju Gaza telah disita Israel.

“Kami sedang menunggu informasi lebih lanjut tentang penculikan ilegal ini,” tulis GSF melalui kanal Telegram resminya.

Meski insiden itu terjadi, GSF menegaskan akan terus melanjutkan misi kemanusiaan untuk Palestina pada kesempatan berikutnya.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut