Detik-Detik Truk Terguling di Tol Jakarta-Cikampek Picu Kemacetan Panjang
KARAWANG, iNews.id – Kecelakaan di Tol Jakarta–Cikampek memicu kemacetan panjang setelah sebuah truk pengangkut pipa paralon terguling di KM 51 arah Cikampek.
Truk yang melaju dari arah Jakarta tersebut terbalik dan membuat muatan pipa paralon berserakan di badan jalan tol. Kondisi ini berdampak langsung pada arus lalu lintas yang tersendat hingga belasan kilometer.
Petugas dari Satlantas Polres Karawang segera melakukan pengamanan lokasi serta proses evakuasi kendaraan dan muatan. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal ini, namun sopir truk harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit akibat luka yang dia alami.
Di waktu hampir bersamaan, kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Cikopo–Palimanan atau Cipali KM 78A wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Sebuah bus rombongan wisata asal Banten mengalami kecelakaan saat perjalanan menuju kawasan wisata Ciater, Kabupaten Subang.
Bus tersebut diduga menabrak truk yang berada di depannya hingga terpental ke sisi kiri dan menghantam pembatas jalan. Akibat benturan keras, sopir bus dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara truk yang terlibat dilaporkan melarikan diri dari tempat kejadian.
Polres Purwakarta menjelaskan hasil sementara penyelidikan menunjukkan bus menabrak kendaraan di depannya, lalu kehilangan kendali dan menghantam pembatas jalan. Polisi saat ini masih melakukan pengejaran terhadap truk yang kabur dari lokasi kecelakaan.
Sebanyak 65 penumpang bus berhasil dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Abdul Rojak Purwakarta untuk menjalani pemeriksaan medis. Tidak ada laporan korban jiwa dari penumpang, meski sebagian mengalami syok akibat kecelakaan.
Sejumlah penumpang menyampaikan kepada petugas kondisi di dalam bus saat kejadian. Mereka mengaku sedang tertidur dan baru menyadari kecelakaan setelah bus oleng dan terdengar benturan keras, disusul kondisi luka pada sopir.
Penanganan kecelakaan maut tersebut dilakukan oleh Satlantas Polres Purwakarta. Aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami penyebab kecelakaan guna memastikan tanggung jawab hukum pihak terkait.
Editor: Abdul Haris