Sri Mulyani Akan Masukkan Anggaran Ibu Kota Negara dalam APBN 2022
Senin, 31 Mei 2021 - 19:08:00 WIB
Selain itu, tetap melihat Covid-19 sebagai kebutuhan jangka pendek. Dengan demikian, bisa tetap menjaga berbagai kepentingan secara seimbang.
Dia menambahkan, pemindahan ibu kota menjadi penting karena merefleksikan kebutuhan pemerataan pembangunan, non-Jawa dan non-Jakarta sentris. Hal ini sebagai upaya reorientasi pemerataan pembangunan dan transformasi perekonomian.
“Di mana kebutuhan Indonesia masa depan yang modern, mobilitas tinggi, demografi berubah, dan lingkungan sustainable,” ucapnya.
Editor: Jujuk Ernawati