Rusia Resmi Resesi, Ini Fakta-faktanya yang Perlu Kamu Tahu
Akibatnya, tingkat pengangguran di Rusia naik mencapai 3,9 persen pada September 2022.
Hal ini membuat ekonomi Rusia semakin bergantung pada ekspor energi yang menyumbang sekitar 40 persen dari pendapatan pemerintah federal.
Tak hanya itu, bank-bank yang ada di Rusia pun terpaksa menaikkan suku bunga acuan dari 9,5 persen menjadi 20 persen dalam upaya melawan inflasi awal.
Bahkan pada Oktober lalu, bank sentral Rusia mempertahankan suku bunga utamanya pada 7 persen. Sementara itu, Bank Sentral telah memperkirakan PDB akan berkontraksi sebesar 3,5 persen tahun ini.
IMF dan Bank Dunia juga telah memperkirakan penurunan PDB Rusia sebesar 3,4 persen dan 4,5 persen.
Dikutip dari laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), secara sederhana resesi adalah kondisi dimana perekonomian suatu negara sedang memburuk dimana hal ini terlihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang negatif, meningkatnya pengangguran, maupun pertumbuhan ekonomi riil negatif selama dua kuartal berturut-turut.
Sementara itu, menurut Forbes, resesi adalah penurunan signifikan dalam kegiatan ekonomi yang berlangsung selama berbulan-bulan.
Kemudian menurut National Bureau of Economic Research (NBER), resesi adalah penurunan secara signifikan aktivitas ekonomi yang terjadi dalam berbagai sektor perekonomian selama beberapa bulan secara berturut-turut.
Biasanya terlihat pada Produk Domestik Bruto (PDB) riil, lapangan kerja, produksi industri, dan penjualan grosir-eceran.
Editor: Komaruddin Bagja