PLN Butuh Rp16 Triliun untuk Melistriki Ribuan Desa Terpencil
JAKARTA, iNews.id – PT PLN (Persero) membutuhkan anggaran sebesar Rp16 triliun untuk melistriki 3.660 desa terpencil. Namun, keuangan perseroan negatif sehingga meminta bantuan dari pemerintah untuk pemenuhan anggaran.
"Pemerintah melalui ESDM mengupayakan memberikan (dana) supaya PLN punya aggaran cukup untuk melistriki desa. Kebutuhan kami Rp16 triliun hanya untuk melistriki desa," kata Direktur Perencanaan Korporasi PLN Syofvi Roekman dalam sebuah diskusi di Energy Building, Jakarta, Selasa (6/3/2018).
Ia melanjutkan, sebelumnya untuk mengaliri listrik ke desa-desa PLN mendapatkan dana APBN. Namun, sejak 2015, hal tersebut menjadi tanggung jawab PLN karena DPR telah mencabut anggaran untuk menerangi desa tertinggal.
"2015 itu menjadi tanggung jawab PLN, investasi dari dana PLN. Kalau protofolio keuangan kami negatif bagaimana kami bisa berinvestasi?" ujarnya.
Sebelum 2015, PLN mendapatkan dana tambahan dari pemerintah sebesar Rp4 triliun per tahunnya. Angka tersebut belum termasuk dana untuk membangun transmisi kelistrikan. "Dana subsidi Rp47 triliun cash in, Rp5 triliun carry over. Itu sangat jauh berkurang dibanding tahun 2014 hampir Rp100 triliun," ucapnya.