Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,03 Persen di Kuartal I 2023, Sri Mulyani: Ekonomi RI Tunjukkan Resiliensi
Sektor manufaktur dan perdagangan menjadi kontributor utama dari sisi produksi. Sektor manufaktur tumbuh sebesar 4,4 persen (yoy) ditopang oleh masih kuatnya permintaan domestik menjelang bulan Ramadhan dan tingginya permintaan atas komoditas hilirisasi seperti CPO dan olahan mineral.
Pertumbuhan sub-sektor pengolahan makanan dan minuman serta pengolahan logam dasar tumbuh masing-masing sebesar 5,3 persen dan 15,5 persen pada kuartal I 2023.
"Sementara itu, sektor alat angkutan mampu tumbuh signifikan sebesar 17,3persen, didorong oleh peningkatan permintaan kendaraan baru menjelang hari raya Idulfitri serta peningkatan produksi kendaraan bermotor listrik. Sejalan dengan pertumbuhan sektor manufaktur yang cukup kuat, sektor perdagangan juga tumbuh tinggi sebesar 4,9 persen, terutama didorong oleh pertumbuhan perdagangan otomotif sebesar 6,9 persen," katanya.
Di sisi lain, sektor penunjang pariwisata melanjutkan pemulihan yang kuat dan kembali tumbuh dua digit di kuartal I 2023. Sektor transportasi dan akomodasi masing-masing tumbuh sebesar 15,9 persen dan 11,6 persen (yoy). Arus pariwisata terutama mancanegara terus masuk dengan kuat ke dalam negeri.
Rata-rata level kunjungan turis asing terus naik di kuartal I mencapai 750.000 per bulan dan mulai mendekati tingkat kunjungan prapandemi sebanyak 1,2 juta.