Pembangunan Infrastruktur Prioritas, Menteri Basuki Pecut Kinerja Kementerian
“Fokus program selanjutnya adalah Padat Karya Tunai (PKT) di seluruh wilayah Indonesia untuk mempertahankan daya beli dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Alokasi PKT tahun 2020 sebesar Rp13 triliun dengan serapan tenaga kerja 700 ribu orang, ditingkatkan alokasinya menjadi Rp18 triliun pada 2021 dengan target serapan tenaga kerja sekurang-kurangnya 1 juta orang, serta penyelesaian tugas khusus dan proyek strategis nasional yang diberikan,” katanya.
Menteri Basuki meminta jajarannya terus meningkatkan daya juang dalam bekerja dan berkarya, sesuai dengan teladan yang diberikan para Pahlawan Sapta Taruna yang merupakan tujuh pegawai PU yang gugur pada saat mempertahankan Gedung Sate yang merupakan Kantor Departemen Perhubungan dan Pekerjaan Umum kala itu dari serangan Belanda, yakni Soehodo, Didi Hardianto Kamarga, dan Muchtaruddin, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu dan Soerjono.
“Jagalah integritas dan perilaku sebagai seorang ASN. Selain itu, menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan diselenggarakan secara serentak pada tanggal 9 Desember 2020, ASN harus bersikap netral sebagai wujud loyalitas kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hak suara hanya diberikan saat di bilik suara,” ujar Menteri Basuki.
Di masa pandemi, Basuki mengingatkan tetap disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan selama melaksanakan tugas-tugas di kantor ataupun di lapangan. “Pada kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kinerja seluruh jajaran dan mitra kerja Kementerian PUPR pada tahun 2020 ini, mengingat sebagian besar target dan tugas pembangunan tetap berjalan terlepas dari masa sulit dalam masa Pandemi Covid-19 sejak Maret 2020,” katanya.
Editor: Dani M Dahwilani