ORI029 Resmi Diluncurkan, Kemenkeu Bidik Dana Segar Rp25 Triliun untuk Perkuat APBN
Seri ORI029T3 yang jatuh tempo pada 15 Februari 2029 menawarkan kupon sebesar 5,45 persen per tahun dengan plafon pemesanan maksimal Rp5 miliar.
Sementara, seri ORI029T6 yang jatuh tempo pada 15 Februari 2032 menawarkan kupon lebih tinggi, yaitu 5,80 persen per tahun dengan batas maksimal pemesanan hingga Rp10 miliar.
Novi memastikan kedua produk ini tetap bisa dimiliki oleh masyarakat kecil karena minimal pemesanannya hanya Rp1 juta. Pembatasan nilai maksimal pembelian sengaja dilakukan agar asas keadilan dan keterjangkauan bagi investor individu tetap terjaga.
"Kenapa kita batasi ada maksimumnya? Karena kalau tidak dibatasi, terus kemudian ada investor-investor besar yang mereka juga ingin membeli SBN Ritel ini, yang investor individu yang mungkin mau belajar, yang punyanya cuma Rp 1 juta jadi nggak kebagian. Makanya kita di sini ada maksimum pembelian," tuturnya.
Novi juga menekankan bahwa setiap investasi yang masuk melalui ORI029 akan langsung dialokasikan untuk membiayai kebutuhan pembangunan nasional.