Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja
Advertisement . Scroll to see content

Menperin: Industri Mamin Berkontribusi Besar pada Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 08 Februari 2018 - 14:32:00 WIB
Menperin: Industri Mamin Berkontribusi Besar pada Pertumbuhan Ekonomi
Menteri Perindustrian Airlangga Hartato dalam pemaparannya terkait industri di Hotel Raffles, Jakarta (Foto: iNews.id/Ade)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perindustrian Airlangga Hartato mengatakan, meski dunia digital terus berkembang, tidak memengaruhi industri makanan dan minuman (mamin) atau food and beverage (FnB). Dalam pemaparannya, dia menyebut industri mamin masih penyumbang tertinggi dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Dan FnB ini, Alhamdulillah belum bisa tergantikan dengan digital. Jadi, walaupun ada Amazon, kita butuh makan yang masuk ke dalam perut," katanya di acara soft launching CNBC Indonesia yang berlangsung di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Bahkan, dia menambahkan, dalam industri tidak ada yang namanya mamin dalam bentuk digital, terkecuali pemesanannya. "Tidak ada yang namanya virtual eating. Masih lapar kalau masih virtual eating," ujarnya.

Airlangga menjabarkan, pertumbuhan industri 4,84 persen. Pertumbuhan industri ini berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Untuk industri mamin berada di posisi pertama sebesar 9,23 persen, disusul industri logam 5,87 persen.

Pertumbuhan manufakturnya di atas rata-rata ASEAN. Sedangkan skala Indonesia, sektor industri mamin berkontribusi 34 persen terhadap industri Indonesia. "FnB di dunia, Indonesia itu nomor tiga sebesar 13 persen," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut