Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Advertisement . Scroll to see content

Menang Pilpres AS, Ini 5 Tantangan Joe Biden terkait Ekonomi

Minggu, 08 November 2020 - 09:55:00 WIB
Menang Pilpres AS, Ini 5 Tantangan Joe Biden terkait Ekonomi
Joe Biden akan menjadi presiden Amerika Serikat (AS) ke-46. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

4. Apakah Biden akan mengakhiri perang dagang?

Kebijakan perdagangan agresif oleh Presiden Donald Trump, seperti menyerang sekutu, mengkritik organisasi internasional dan menerapkan pajak perbatasan baru pada impor dari banyak negara telah menjadi kebijakan ekonominya yang paling khas.

Beberapa analis menilai akan ada sedikit perbedaan yang akan dilakukan Biden. Seperti ketegangan dengan China, Biden berencana akan bertindak agresif dengan caranya sendiri, meskipun sebagian memperkirakan dia bisa saja menghapus tarif yang dikenakan Trump pada barang-barang China. Namun, China sendiri tidak berharap banyak akan hal itu, siapa pun pemenangnya.

Biden mendukung gagasan tarif lain, dia berencana mengenakan biaya tambahan kepada negara-negara yang tidak memenuhi kewajiban iklim dan lingkungan. Seperti Trump, dia berjanji akan menghidupkan kembali manufaktur Amerika, dengan pendekatan "Buy American" yang lebih kuat untuk pengeluaran pemerintah. Meskipun itu akan bertentangan dengan aturan perdagangan internasional.

5. Apakah Biden akan menindak raksasa teknologi AS?

Perusahaan raksasa teknologi AS, seperti Google, Amazon, Apple dan Facebook tengah berada di bawah pengawasan ketat di seluruh dunia, atas posisi mereka yang mendominasi pasar bisnis online. Di AS sendiri, mereka juga diawasi dengan ketat terkait persaingan dan privasi konsumen.

Biden mendukung langkah pembubaran perusahaan sebagai ‘upaya terakhir’. Dia sempat mengkritik Facebook dan lainnya karena dinilai lemah dalam mengawasi disinformasi. Dia mengatakan, akan mendukung pencabutan undang-undang AS yang selama ini melindungi perusahaan teknologi dari tanggung jawab atas konten di platform mereka.

Biden dan wakil presidennya Kamala Harris akan memiliki kekuatan besar untuk melakukan penyelidikan persaingan, menegakkan privasi, dan dapat memutuskan apakah akan mengikuti atau justru menentang tindakan internasional. Seperti yang dilakukan Inggris, Korea Selatan, Italia dan lainnya yang ingin mengenakan lebih banyak pajak untuk raksasa teknologi.   

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut