Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Jadi Bantalan Sosial dan Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement . Scroll to see content

Manfaatkan Bonus Demografi, Pemerintah Diminta Kembangkan SDM  Ahli Digital

Minggu, 01 September 2019 - 16:02:00 WIB
Manfaatkan Bonus Demografi, Pemerintah Diminta Kembangkan SDM  Ahli Digital
Pemerintah harus memanfaatkan dengan baik masa-masa bonus demografi ini. Salah satunya dengan membekali generasi muda dengan kemampuan digital. (Foto: Shutterstock)
Advertisement . Scroll to see content

Seperti diketahui, di era digital ini industri berbasis teknologi dan internet berkembang pesat dan cepat. Agar generasi muda saat ini dapat mengikuti perkembangan tersebut hingga masa tuanya maka diperlukan pembekalan keahlian akan hal tersebut.

"Itu untuk bertahan di saat populasi lansianya nanti meningkat," kata dia.

Saat ini industri yang masih memiliki potensi untuk berkembang ke depannya seperti e-commerce, transportasi online, pinjaman online, hingga travel agent online. Pemerintah perlu mengarahkan generasi muda untuk bisa mengembangkan hal tersebut hingga masa tuanya.

Misalnya dengan memberikan pelatihan teknik komputer, pemrograman, hingga keahlian untuk berwirausaha sendiri tapi dengan tetap berbasis teknologi dan digital.

"Momen saat ini sampai 2030 perlu generasi milenial yang produktivitasnya tinggi. Nah sektor yang bisa diandalkan sebagian besar ada di sektor digital, industri 4.0, e-commerce dan sebagainya," tutur dia.

Menurut dia, jika pemerintah gagal mengantisipasi hal ini tidak hanya menurunkan produktivitas nasional tapi juga akan menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sehingga memperlebar defisit yang bermuara pada membengkaknya utang Indonesia.

Kualitas sumber daya manusia yang tidak optimal ini juga dapat membuat Indonesia tetap terjebak pada pusaran middle income trap. Meskipun saat bonus demografi justru sangat memungkinkan dapat mengeluarkan Indonesia dari jebakan tersebut.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut