Kilang Balongan Terbakar, BPH Migas Instruksikan Pertamina Jamin Stok BBM Ibu Kota
Lebih lanjut Ifan menjelaskan ketersediaan dan pendistribusian BBM yang merupakan komoditas vital masyarakat tidak boleh terkendala dengan insiden kebakaran tersebut. Untuk itu, BPH Migas akan tetap melakukan pengawasan terhadap ketersediaan dan kelancaran pendistribusian BBM bahkan menjelang Bulan Puasa dan Lebaran nanti. Masyarakat tidak perlu khawatir atau panik karena stok BBM cukup dan pelayanan Pertamina tetap normal.
Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur Pertamina Mulyono memerinci secara nasional stok BBM maupun avtur masih aman. Dia menjelaskan stok gasoline (bensin) secara nasional masih di angka 10,5 juta barel atau cukup untuk 27-28 hari.
Sedangkan untuk solar masih ada stok 8,8 juta barel atau bertahan hingga 20 hari ke depan. "Stok nasional BBM, kami sampaikan kondisi stok nasional sangat aman. Jadi masyarakat tidak perlu panik, stoknya berlebih," ujar Mulyono.
Sedangkan untuk avtur, kata Mulyono masih ada stok 3,2 juta barel atau cukup untuk 74 hari. "Jadi kami memastikan bahwa tidak ada kelangkaan BBM maupun Avtur. Semua stok aman," ucapnya.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga (Commercial & Trading) Mas'ud Khamid meminta masyarakat untuk tidak panik karena kejadian ini. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan panic buying karena adanya kasus ini.
"Kami imbau masyarakat, layanan kami dalam posisi normal. Kami di dalam konsolidasi dan mohon doanya agar semua bisa segera selesai," ujar Mas'ud.
Editor: Ranto Rajagukguk