Kementan Percepat Pompanisasi di Lamogan, Tingkatkan Indeks Pertanaman
"Kita punya potensi lahan tadah hujan seluas 3 juta hektare. Nah tadah hujan itu rata-rata baru satu kali tanam per tahun. Dan kemudian sebagai dampak el nino maka tidak sedikit yang gagal. Untuk itu, sebagai alternatifnya kami giatkan pompa untuk mengaktifkan sawah-sawah kita pada masa tanam 2 nanti," tuturnya.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyambut baik upaya Kementerian Pertanian dalam mempercepat proses tanam melalui pompanisasi. Dia berharap, dengan cara itu, Lamongan dapat kembali meningkatkan indeks pertanamannya menjadi tiga kali dalam setahun.
"Yang pasti, saat ini dari 94.460 baku sawah kita, 30 ribu di antaranya adalah lahan tadah hujan. Dan kita sambut baik apa yang disampaikan Pak Menteri dan Pak Dirjen. Kita berharap, ke depan bisa meningkatkan ip menjadi 2 dan 3," katanya.
Diketahui, di Desa Turi Kecamatan Pringgoboyo Kabupaten Lamongan tersebut terdapat saluran air yang dibangun sejak 1990an dan baru direhab kembali pada 2018 dan 2022. Di sana, terdapat 10 pintu air dan luas lahan 224 hektare.
Saluran tersebut nantinya akan dioptimalkan untuk menyalurkan air dari pompa dan menjadi sumber irigasi.