Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza
Advertisement . Scroll to see content

JK: Hubungan Dagang Indonesia-China Sudah Berlangsung Ratusan Tahun

Sabtu, 27 April 2019 - 16:02:00 WIB
JK: Hubungan Dagang Indonesia-China Sudah Berlangsung Ratusan Tahun
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. (Foto: Ant)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Pemerintah Indonesia mengapresiasi hubungan dagang dengan China yang telah berlangsung sejak ratusan tahun silam. Kedua negara diharapkan makin mempererat hubungan kerja sama yang saling menguntungkan.

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) menuturkan pengalamannya saat bertemu dengan Wakil Presiden China, Wang Qishan. Wang, kata JK, bertanya soal siapa yang pertama kali datang ke Indonesia, Portugis atau Belanda. Namun, JK menyebut bukan kedua negara tersebut dan membuat Wang bingung.

"Yang pertama datang itu Laksamana Cheng Ho. Dia tidak datang untuk menjajah Indonesia, tetapi datang untuk berdagang dengan Indonesia," kata JK, dikutip Sabtu (27/4/2019).

Dia berharap, kerja sama antara Indonesia dan China saat ini hanya melanjutkan sejarah panjang kedua negara. Saat ini, nilai perdagangan RI-China mencapai 40 miliar dolar AS meski menyisakan masalah serius soal defisit perdagangan yang besar dari pihak Indonesia.

"Presiden Xi Jinping telah menjanjikan peningkatan impor Tiongkok dari Indonesia, termasuk hasil pertanian, buah-buahan, dan hasil industri yang sesuai dan barang tambang mineral yang telah diolah di Indonesia," kata dia.

Pria asal Sulawesi Selatan itu mengatakan, Indonesia dan China memiliki perbedaan dalam sistem politik. Namun, sistem ekonomi kedua negara sama-sama pasar bebas. Dia berharap Indonesia bisa menyontoh kesuksesan China meski Indonesia menerapkan demokrasi.

"Karena itu persaingan dan efisiensi sangat penting sekali. Kami tahu bahwa Tiongkok dalam membangun industrinya sangat efisien sehingga dapat memasarkan ke seluruh dunia," kata dia.

Dengan sistem komunis, JK menyebut kondisi politik China sangat stabil. Sementara Indonesia baru saja menyelesaikan pemilu yang paling rumut di dunia meski tetap berlangsung aman dan damai.

"Secara awal dari penghitungan Presiden Jokowi terpilih kembali untuk lima tahun lagi sehingga kami yakin bahwa keadaan stabilitas politik dan ekonomi akan jauh lebih baik lagi dari sebelumnya," ujarnya.

Editor: Rahmat Fiansyah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut