JCR Kembali Upgrade Rating Surat Utang Indonesia
JCR menilai, 15 paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah telah mendorong perbaikan iklim investasi secara signifikan sehingga investasi di luar sektor sumber daya alam meningkat. Selain itu, bank sentral juga terlibat dalam menjaga inflasi tetap terkendali. Di bidang infrastruktur, keberadaan Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) cukup strategis sehingga mendorong infrastruktur lebih cepat.
“Sekitar 60 persen proyek infrastruktur yang dalam tahap konstruksi, menunjukkan begitu cepatnya pembangunan infrastruktur,” katanya.
Sementara itu, defisit transaksi berjalan juga terus menyusut dalam beberapa tahun terakhir di tengah menguatnya ekspor non-migas. Defisit tersebut diprediksi terkendali di level 2 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) hingga 2020. Cadangan devisa Indonesia juga dinilai cukup kuat untuk menahan goncangan eksternal. Begitu juga dengan perbankan yang sehat dengan tingkat kecukupan modal dan rasio kredit bermasalah yang terjaga masing-masing di levl 23,2 persen dan 2,89 persen.
“Dari sisi fiskal, pemerintah telah mendorong reformasi fiskal sejak 2015 dengan memangkas subsidi energi dan meningkatkan belanja infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Upaya ini cukup berhasil mengurangi defisit anggaran dan memperkuat kualitas serta efisiensi belanja negara,” ujarnya.
Editor: Ranto Rajagukguk