Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Akankah Krisis Nilai Tukar 1997 Terulang?
Advertisement . Scroll to see content

IMF Sepakat Beri Pinjaman Rp43 Triliun untuk Sri Lanka

Jumat, 02 September 2022 - 06:46:00 WIB
IMF Sepakat Beri Pinjaman Rp43 Triliun untuk Sri Lanka
Sri Lanka telah mencapai kesepakatan awal dengan IMF ntuk memperoleh pinjaman sekitar 2,9 miliar dolar AS atau setara Rp43,21 triliun. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Program yang akan berjalan selama empat tahun akan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pemerintah, mendorong konsolidasi fiskal, memperkenalkan harga baru untuk bahan bakar dan listrik, menaikkan belanja sosial, meningkatkan otonomi bank sentral dan membangun kembali cadangan devisa yang habis.

Menurut data bank sentral, cadangan devisa Sri Lanka mencapai 1,82 miliar dolar AS pada Juli 2022.

"Mulai dari salah satu tingkat pendapatan terendah di dunia, program ini akan menerapkan reformasi pajak besar. Reformasi ini termasuk membuat pajak penghasilan pribadi lebih progresif dan memperluas basis pajak untuk pajak penghasilan badan dan PPN. Program ini bertujuan untuk mencapai surplus primer sebesar 2,3 persen dari PDB pada tahun 2024,” tulis pernyataan itu.

Setelah paket IMF disetujui, Sri Lanka kemungkinan juga akan menerima dukungan keuangan lebih lanjut dari kreditur multilateral lainnya.

Gejolak keuangan Sri Lanka saat ini merupakan yang terburuk sejak kemerdekaan negara itu dari Inggris pada tahun 1948. Hal ini berasal dari salah urus ekonomi serta pandemi Covid-19 yang telah memusnahkan industri pariwisata utama negara itu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut