DPR Dukung Langkah Cepat Kementerian BUMN Produksi Vaksin Covid-19
“Saya hargai dan percaya atas usaha keras pemerintah untuk menyelamatkan Indonesia melalui pandemi. Hanya saja, selain fokus pada usaha vaksinasi nasional, Menteri BUMN dan Bio Farma juga harus gencarkan sosialisasi agar segala informasi hoaks tentang vaksin bisa dilawan. Itu tantangan dari program ini," lanjut Andre Rosadie.
Dukungan serupa juga dilontarkan anggota Partai Kebangkitan Bangsa, Marwan Jaffar yang meminta agar dalam waktu mendatang penerima vaksin diperluas untuk bisa diberikan kepada para pelajar, terutama yang berada di pesantren, jemaah haji, dan lingkungan berisiko tinggi.
Sedangkan, Nevi Zuariana anggota dewan dari PKS meminta agar program vaksin mandiri yang dikomersialisasikan baru dijalankan setelah program vaksin gratis berjalan lancar dan tuntas.
Apresiasi terhadap kinerja Kementerian BUMN juga ditujukan kepada penyerapan anggaran tahun 2020 yang mencapai R 260,1 miliar, atau 97,74 persen dari seluruh alokasi anggaran sebesar Rp 266 miliar. "Hal ini positif karena Kementerian mencapai realisasi di atas 90 persen untuk tiga kelompok, belanja pegawai, belanja modal, dan belanja barang," ungkap anggota Fraksi PDI-P, Deddi Sitorus.
Editor: Dani M Dahwilani