Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bus Pariwisata Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek, Picu Kemacetan Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Cuaca Buruk, Harga Tomat dan Cabai Meroket

Rabu, 06 Desember 2017 - 13:47:00 WIB
Cuaca Buruk, Harga Tomat dan Cabai Meroket
Ilustrasi (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

SUBANG, iNews.id - Cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini mulai berdampak terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Komoditas sayuran menjadi salah satu bahan pangan yang harganya ikut melonjak. Bahkan, kenaikan harga barang kebutuhan tersebut mencapai 100 persen. Berdasarkan pantauan di Pasar Tradisional Ciasem misalnya, harga cabai dan tomat mengalami kenaikan dua kali lipat dari harga normal.

Saat ini, harga cabai merah di tingkat pedagang dijual dengan harga Rp35.000 per kg dari harga sebelumnya yang hanya Rp20.000 per kg. Selain itu, tomat juga mengalami kenaikan menjadi Rp12.000 per kg dari sebelumnya yang dijual hanya Rp6.000 per kg.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas lainnya seperti cabe keriting, cabai hijau, kentang, hingga timun. Berbagai jenis sayuran itu mengalami kenaikan minimal Rp2.000 per kg.

Menurut sejumlah pedagang, kenaikan harga komoditas sayuran itu akibat cuaca buruk yang terjadi di berbagai daerah. Akibatnya, banyak komoditas sayuran yang mengalami gagal panen dan terjadi kelangkaan di pasar. Kenaikan harga ini sudah terjadi sejak sepekan terakhir.

"Kenaikannya sudah terjadi sejak seminggu terakhir. Barangnya langka di pasaran sehingga harganya naik. Mungkin akibat cuaca buruk sehingga banyak sayuran yang gagal panen," kata Sarinah, pedagang sayur di Pasar Ciasem, Kabupaten Subang, Rabu(6/12/2017).

Kenaikan harga ini membuat para pedagang mengeluhkan pendapatan mereka yang menurun karena banyak pembeli yang mengurangi jumlah belanjanya akibat mahalnya harga sayuran.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut