Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IHSG Sepekan Menguat 2,82 Persen, Kapitalisasi Pasar Naik Jadi Rp10.788 triliun
Advertisement . Scroll to see content

Butuh Rp4.000 Triliun untuk Kurangi Emisi Karbon, Begini Strategi Sri Mulyani Tarik Investor 

Kamis, 30 Maret 2023 - 11:33:00 WIB
Butuh Rp4.000 Triliun untuk Kurangi Emisi Karbon, Begini Strategi Sri Mulyani Tarik Investor 
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dalam Southeast Asia Development Symposium (SEADS) 2023: Imagining A Net-Zero ASEAN di Nusa Dua, Bali, Kamis (30/3/2023). (Foto: Michelle Natalia/MPI)
Advertisement . Scroll to see content

NUSA DUA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyebut, Indonesia membutuhkan dana 281 miliar dolar AS atau setara Rp4.002 triliun demi mencapai target national determined contribution (NDC) untuk mengurangi emisi karbon hingga tahun 2030. Enhanced NDC yang dikirimkan RI ke Sekretariat United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) merevisi target pengurangan emisi karbon.

Adapun, target pengurangan emisi karbon sebelumnya 29 persen menjadi 31,89 persen dengan usaha sendiri, dan pengurangan emisi dari yang tadinya 41 persen menjadi 43,2 persen dengan dukungan global.

"Kumulatif belanja dari budget kita sendiri, APBN hingga 2021 adalah Rp313 triliun. Itu hanya 8 persen dari total kebutuhan investasi. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita semua untuk dapat merancang kerangka kebijakan dan peraturan yang tepat, serta iklim investasi sehingga kita dapat menarik lebih banyak partisipasi swasta baik domestik maupun global," ujar Sri Mulyani dalam Southeast Asia Development Symposium (SEADS) 2023: Imagining A Net-Zero ASEAN di Nusa Dua, Bali, Kamis (30/3/2023).

Sri Mulyani menambahkan, Indonesia turut mengundang banyak investor untuk berpartisipasi dalam komitmen penting semacam ini. 

Di sisi lain, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah insentif fiskal, serta inovasi pembiayaan untuk menjembatani kesenjangan ini dan menciptakan dana katalis untuk investasi dalam proyek hijau dan mengembangkan industri hijau.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut