Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Analisis Dampak Perjanjian Tarif AS–Indonesia pada Neraca Perdagangan
Advertisement . Scroll to see content

BI Sebut Defisit Transaksi Berjalan di 2018 Capai 2,1 Persen

Jumat, 09 Maret 2018 - 21:16:00 WIB
BI Sebut Defisit Transaksi Berjalan di 2018 Capai 2,1 Persen
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo (Foto: Okezone)
Advertisement . Scroll to see content

BI memperkirakan tahun ini defisit neraca perdagangan berkisar 230 juta dolar Amerika Serikat (AS). Prediksi ini dinilai lebih rendah dari Januari 2018, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) yang mengalami defisit, sebesar 670 juta dolar AS.

"Ini perkiraan kami, kemungkinan Februari trade balance (neraca perdagangan) defisit 230 juta dolar AS," katanya.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, Agus Marto mengakui Indonesia sangat memerlukan investasi dalam jumlah besar. Karena itu, pemerintah sendiri telah berupaya menarik investor dan menyiapkan kemudahan regulasi agar investor tertarik menanamkan modalnya.

"Jadi kita mau tidak mau tergantung pada FDI (Foreign Direct Investment) dan portfolio investment. Kami ingin mengatakan realisasi FDI terus membaik," katanya.

Editor: Ranto Rajagukguk

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut