Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya soal Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS: Masih Dalam Perhitungan
Advertisement . Scroll to see content

BI Dinilai Perlu Tahan Suku Bunga di 6 Persen, Ini Faktornya

Rabu, 20 Maret 2024 - 10:46:00 WIB
BI Dinilai Perlu Tahan Suku Bunga di 6 Persen, Ini Faktornya
Bank Indonesia dinilai perlu mempertahankan BI Rate pada level 6,00 persen pada bulan ini. (Foto: ilustrasi/Okezone) 
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bank Indonesia (BI) dinilai perlu mempertahankan BI Rate pada level 6,00 persen pada bulan ini. Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI, Teuku Riefky menjelaskan, kondisi inflasi dan nilai tukar saat ini dinilai membenarkan bahwa tidak ada keperluan mendesak untuk bank sentral mengubah suku bunga acuannya.

"Oleh karena itu, kami berpandangan bahwa BI perlu menahan suku bunga acuannya di 6,00 persen pada Rapat Dewan Gubernur Maret ini," ujar Riefky dalam keterangannya, Rabu (20/3/2024).

Riefky menambahkan, secara keseluruhan, kondisi suku bunga acuan di berbagai negara berkembang cukup tergantung dari pergerakan yang akan diambil oleh bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed). 

Untuk menghindari risiko terjadinya arus modal keluar secara masif, bank sentral di negara berkembang kemungkinan tidak akan menurunkan suku bunga acuannya sebelum the Fed mengambil langkah tersebut. Indonesia juga tidak terkecuali.

Di sisi lain, Rupiah cenderung stabil dalam beberapa minggu terakhir setelah sempat terdepresiasi dan inflasi domestik masih dalam rentang target BI.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut