Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden
Advertisement . Scroll to see content

7 Kebijakan Ekonomi yang Akan Diambil Joe Biden

Minggu, 08 November 2020 - 18:46:00 WIB
7 Kebijakan Ekonomi yang Akan Diambil Joe Biden
Joe Biden telah menunjuk mantan regulator pasar derivatif Gary Gensler, yang memiliki reputasi tangguh di Wall Street. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Biden telah berjanji dalam materi kampanyenya untuk memperluas aturan ke sektor lain, termasuk perusahaan hipotek (KPR) dan asuransi.

2. Pembiayaan Perumahan

Mengatasi krisis perumahan yang terjangkau di negara ini merupakan prioritas bagi Demokrat dan Biden. Pemerintahan Biden mungkin akan mencoba menghentikan rencana Trump melepaskan raksasa pembiayaan perumahan Fannie Mae dan Freddie Mac dari kendali pemerintah, sebuah langkah yang dikhawatirkan Demokrat akan meningkatkan biaya KPR untuk warga Amerika berpenghasilan menengah dan rendah.

Biden juga berjanji meninjau aturan regulator perumahan Trump yang dimaksudkan untuk melindungi dari perilaku peminjaman yang secara tidak proporsional berdampak buruk pada minoritas ras atau kelompok-kelompok dilindungi lainnya.

3. Perlindungan Konsumen, Pelaporan Kredit

Biden telah meminta Biro Perlindungan Keuangan Konsumen (CFPB) yang kuat, dibentuk setelah krisis keuangan 2009 untuk memastikan bank tidak mengambil keuntungan dari konsumen. Lembaga tersebut kurang agresif di bawah Trump, dan Biden telah mendukung pengawasan yang lebih ketat terhadap pinjaman konsumen dan menyerukan tindakan keras terhadap praktik pemberian pinjaman yang diskriminatif.

Di antara proposal kebijakan Biden yang paling menarik perhatian adalah pembentukan lembaga pelaporan kredit publik untuk bersaing dengan lembaga seperti Equifax dan TransUnion. Menurut materi kampanye Biden, badan baru tersebut akan bertujuan untuk "meminimalkan disparitas rasial" dalam pelaporan kredit setelah beberapa studi menemukan kelemahan sistem saat ini dan mengecualikan minoritas.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut