Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal
Advertisement . Scroll to see content

Wall Street Sepekan, Investor Dihadapkan Pilihan Sulit di Tengah Penurunan Pasar Saham

Minggu, 09 Oktober 2022 - 10:35:00 WIB
Wall Street Sepekan, Investor Dihadapkan Pilihan Sulit di Tengah Penurunan Pasar Saham
Wall Street dalam perdagangan sepekan dan minggu depan akan dibayangi penurunan di pasar saham yang sudah berlarut-larut. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah menunjukkan bahwa kurangnya investasi dalam saham dapat menyebabkan kehilangan keuntungan yang substansial. Pengembalian rata-rata tahunan investor turun dari 7,8 persen per tahun menjadi 3,2 persen jika mereka melewatkan 20 hari pasar saham terbaik selama tiga dekade terakhir, menurut studi Wells Fargo Investment Institute. 

Sementara itu, pasar cenderung melihat kenaikan terkuatnya dalam sebulan setelah mencapai titik terendah, menurut penelitian Goldman Sachs. Perusahaan menemukan bahwa S&P 500 (.SPX) telah membukukan pengembalian rata-rata 16 persen selama sebulan setelah palung delapan pasar bearish atau hampir bearish sejak 1980.

Kepala Investasi Comerica Wealth Management, John Lynch percaya banyak berita negatif sudah masuk ke pasar, termasuk kekhawatiran resesi. Perusahaannya mempertahankan alokasi standarnya terhadap saham secara umum dalam portofolionya.

"Kenaikan 12-18 bulan dari sekarang jauh lebih baik daripada penurunan tiga hingga enam bulan dari sekarang," ucap Lynch.

Investor memperkirakan laporan harga konsumen AS minggu depan untuk petunjuk apakah kenaikan suku bunga 300 basis poin yang telah disampaikan oleh The Fed telah mengurangi inflasi. Tanda-tanda bahwa harga tetap curam kemungkinan akan membebani pasar, semakin melemahkan kasus untuk bertahan di saham.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut