Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi
Advertisement . Scroll to see content

Wall Street Ditutup Menguat Imbas Turunnya Data Inflasi AS

Jumat, 13 Januari 2023 - 06:57:00 WIB
 Wall Street Ditutup Menguat Imbas Turunnya Data Inflasi AS
Lantai perdagangan New York Stock Exchange (NYSE) atau dikenal dengan sebutan Wall Street. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Perdagangan mixed mengikuti data IHK yang menunjukkan harga sewa tetap tinggi, sementara pasar tenaga kerja tetap ketat, dan inflasi masih jauh di atas target The Fed.

Sebuah laporan terpisah pada Kamis (12/1/2023) menunjukkan klaim pengangguran mingguan turun minggu lalu. Tetapi beberapa ahli strategi mengatakan perlambatan inflasi AS dapat membuka jalan bagi The Fed untuk dapat menurunkan harga konsumen tanpa merusak pertumbuhan.

Pelaku pasar memprediksi tentang kenaikan suku bunga 25 basis poin oleh Fed pada Februari melonjak hingga 91 persen setelah data, dari 77 persen sebelumnya.

Saham Microsoft (MSFT.O) naik 1,2 persen, memberikan dorongan terbesar untuk S&P 500 dan Nasdaq, sementara saham energi juga lebih tinggi seiring dengan harga minyak. Energi (.SPNY) naik 1,9 persen dan merupakan kinerja terbaik hari ini di antara sektor-sektor.

Saham Tesla Inc (TSLA.O) berakhir mendekati flat setelah Bloomberg, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, melaporkan pembuat mobil tersebut telah menunda rencana untuk memperluas pabriknya di Shanghai.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut