Wall Street Ditutup Melemah di Akhir 2022, Penurunan Terbesar sejak Krisis 2008
"Alasan makro utama, berasal dari kombinasi peristiwa gangguan rantai pasokan yang sedang berlangsung yang dimulai pada tahun 2020, lonjakan inflasi, hingga keterlambatan The Fed memulai program pengetatan suku bunga dalam upaya untuk menahan inflasi," ujar Analis CFRA Research, Sam Stovall.
Pada momen libur natal dan tahun baru ini, para pelaku pasar Wall Street tengah fokus dalam memantau ketahanan ekonomi AS dan prospek kinerja perusahaan pada awal 2023 di tengah risiko resesi.
Indikator Fedwatch menunjukkan ada peluang sebesar 65 persen terhadap kenaikan suku bunga 25 basis poin pada pertemuan The Fed bulan Februari mendatang. Adapun proyeksi puncak suku bunga diprediksi terjadi pada pertengahan 2023 sebesar 4,97 persen.
Editor: Aditya Pratama