Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!
Advertisement . Scroll to see content

Tencent Holdings Lepas Saham di JD.com karena Tindakan Keras China

Jumat, 24 Desember 2021 - 20:12:00 WIB
Tencent Holdings Lepas Saham di JD.com karena Tindakan Keras China
Tencent Holdings lepas saham di JD.com karena tindakan keras China.
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Perusahaan game dan media sosial China, Tencent Holdings akan melepas sahamnya di JD.com senilai 16,4 miliar dolar AS. Dana hasil pelepasan saham akan digunakan sebagai dividen kepada pemegang saham.

Langkah divestasi ini dilakukan di tengah tindakan keras pemerintah Beijing yang meluas terhadap perusahaan-perusahaan teknologi, dengan membidik ambisi pertumbuhan mereka di luar negeri dan konsentrasi kekuatan pasar di China. Tencent, yang pertama kali berinvestasi di JD.com pada 2014 menyatakan, ini adalah waktu yang tepat untuk mentransfer sahamnya mengingat perusahaan e-commerce tersebut telah dapat membiayai sendiri pertumbuhannya.

“Ini tampaknya merupakan kelanjutan dari konsep meruntuhkan taman bertembok dan meningkatkan persaingan di antara raksasa teknologi dengan melemahkan kemitraan, eksklusivitas, dan pengaturan lain yang melemahkan tekanan persaingan,” kata Mio Kato, analis LightStream Research, seperti dilansir dari CNBC, Jumat (24/12/2021), .

“Ini dapat berimplikasi pada hal-hal seperti pasar pembayaran, di mana hubungan Tencent dengan Pinduoduo dan JD telah membantunya mempertahankan daya saing dengan Alipay dalam pandangan kami,” tambah dia.

Diketahui, saham JD.com anjlok 11,2 persen pada awal perdagangan di Hong Kong pada Kamis (23/12/2021), persentase penurunan harian terbesar sejak debutnya di sana pada Juni 2020. Sementara saham Tencent naik 5,7 persen.

Perusahaan menyatakan, mereka akan terus memiliki hubungan bisnis, termasuk perjanjian kemitraan strategis yang sedang berlangsung, meskipun Direktur Eksekutif Tencent dan Presiden Martin Lau akan segera mundur dari dewan JD.com. Pemegang saham Tencent yang memenuhi syarat akan berhak atas satu saham JD.com untuk setiap 21 saham yang mereka miliki.

Perusahaan pemilik WeChat ini, memilih untuk membagikan saham tersebut sebagai dividen daripada menjualnya di pasar dalam upaya untuk menghindari penurunan tajam dalam harga saham JD.com serta tagihan pajak yang tinggi.

“Untuk JD, dampaknya pasti negatif. Meskipun pengurangan kepemilikan Tencent di JD mungkin tidak berdampak banyak pada bisnis JD yang sebenarnya, ketika saham ditransfer dari Tencent ke pemegang saham Tencent, kemungkinan pemegang saham Tencent menjual saham JD sebagai dividen akan meningkat,” tutur Kenny Ng, seorang analis di Everbright Sun Hung Kai.

Investor dan analis mengatakan, distribusi saham JD.com meningkatkan prospek investasi Tencent di perusahaan e-commerce Pinduoduo dan raksasa pengiriman makanan Meituan juga dapat didivestasikan di tengah tekanan regulasi. 

Editor: Jujuk Ernawati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut