Sepekan, IHSG Naik 2,20 persen ke Level 5.938
Sementara itu, investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp1,307 triliun, sedangkan sepanjang
tahun 2020 mencatatkan jual bersih sebesar Rp46,195 triliun.
Pada pekan ini terdapat sebanyak tiga pencatatan Obligasi di BEI. Pada Senin (7/12/2020) terdapat dua pencatatan obligasi, yang pertama adalah Obligasi Berkelanjutan IV Mandala Multifinance Tahap II Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Mandala Multifinance Tbk dengan nilai nominal sebesar Rp315 miliar. PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) memberikan peringkat idA (Single A) untuk Obligasi ini. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.
Kemudian yang kedua datang dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero) yang menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III PNM Tahap IV Tahun 2020 (Obligasi III Tahap IV), dengan nilai nominal sebesar Rp1,73 triliun. PEFINDO memberikan peringkat idA+ (Single A plus) untuk Obligasi ini. PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.
Selanjutnya, pada Kamis (10/12/2020) Obligasi Berkelanjutan I Barito Pacific Tahap III Tahun 2020 yang diterbitkan oleh PT Barito Pacific Tbk resmi dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp386.52 miliar. PEFINDO kembali memberikan peringkat idA (Single A) untuk Obligasi ini dan yang bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Dengan kedua pencatatan tersebut pada pekan ini, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 469 Emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp426,87 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 127 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 133 seri dengan nilai nominal Rp3.755,59 triliun dan 400 juta dolar AS. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp7,17 triliun.
"Total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 98 Emisi dari 58 Emiten senilai Rp77,69 triliun," ucap Yulianto.
Editor: Ranto Rajagukguk