Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.200 per Dolar AS
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja dagang pada semester I/2024 mencatatkan surplus 15,45 miliar dolar AS atau lebih rendah 4,46 miliar dolar AS dibanding periode yang sama tahun lalu.
Pencapaian pada enam bulan pertama tahun ini tidak mencapai 50 persen dari total target sepanjang 2024 di batas bawah sebesar 31,6 miliar dolar AS, sedangkan batas atas sebesar 53,4 miliar dolar AS.
Artinya, Indonesia harus kerja keras untuk mengejar target surplus neraca dagang sebesar 31,6 miliar dolar AS-53,4 miliar dolar AS pada semester II 2024.
Selain itu, pemerintah juga berkomitmen untuk menyelesaikan perjanjian perdagangan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) dan Free Trade Agreement (FTA) yang belum tuntas.
Kemudian, meningkatkan ekspor dengan fokus utama pada penurunan tarif. Hal ini memberikan perhatian khusus pada negara-negara yang berfungsi sebagai hub-regional, memperkuat peran perwakilan perdagangan luar negeri, dan digitalisasi perdagangan.