Perkuat Bisnis di Tengah Pandemi Covid-19, Perusahaan Antre IPO Masuk Bursa Saham
Dia mengatakan, selain memperoleh dana segar, pihaknya merasa, saat menjadi perusahaan terbuka daya saing Lung Victory Carpet akan lebih kuat di tengah persaingan yang sangat ketat. “Sehingga kami memiliki power lebih,” katanya.
Anton menambahkan, dana segar yang diraih dari pasar modal akan dimanfaatkan untuk peningkatan kapasitas pabrik perseroan. Dia memandang pandemi Covid-19 merupakan situasi tepat berbenah diri, termasuk meningkatkan good corporate governance (GCG) perusahaan.
Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 membuat Lung Victory Carpet tidak hanya bertahan, tapi juga merestrukturisasi usaha.
“Prinsip kami adalah hari ini harus lebih baik dari kemarin. Di tengah pandemi kami terus berbenah, termasuk meningkatkan pemanfaatan pemasaran secara digital,” ujarnya.
Sementara itu, Komisaris Independen Lung Victory Carpet Jahja B Soenarjo mengatakan, restrukurisasi usaha yang dilakukan pihaknya membuat Lung kian lincah merangsek ke pasar-pasar baru.
"Setelah restrukturisasi usaha, kini kami memiliki divisi custom yang menangani proyek-proyek, divisi ritel, dan divisi ekspor. Ini saat yang tepat bagi kami, karena di saat situasi pandemi justru bursa tetap dinamis dan melahirkan emiten-emiten baru,” kata Jahja.
Editor: Dani M Dahwilani