Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Neraca Dagang RI Surplus 67 Bulan Beruntun, Tembus 2,66 Miliar Dolar AS per November 2025
Advertisement . Scroll to see content

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke Rp16.740 per Dolar AS

Senin, 05 Januari 2026 - 16:27:00 WIB
Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Terkoreksi ke Rp16.740 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup terkoreksi 0,09 persen pada akhir perdagangan, Senin (5/1/2026). (Foto: Dok. iNews)
Advertisement . Scroll to see content

Aksi militer, ditambah dengan komentar Trump, meningkatkan ketidakpastian atas geopolitik global. Para analis juga memperingatkan bahwa tindakan Washington dapat menjadi preseden bagi negara-negara adidaya global lainnya, khususnya Tiongkok dan Rusia.

Selain itu, rencana Beijing untuk langkah-langkah stimulus tambahan yang bertujuan untuk meningkatkan pengeluaran konsumen. Pemerintah mengumumkan program senilai 62,5 miliar yuan (8,94 miliar dolar AS) untuk memperpanjang subsidi barang elektronik konsumen dan barang lainnya pada akhir Desember.

Dari sentimen domestik, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan Indonesia mencatatkan surplus 2,66 miliar dolar AS per November 2025. Dengan demikian, Indonesia mencatatkan surplus perdagangan selama 67 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Realisasi tersebut lebih tinggi dari realisasi neraca dagang bulan sebelumnya atau Oktober 2025 senilai 2,39 miliar dolar AS.

Indonesia mencatatkan ekspor November 2025 mencapai 22,52 miliar dolar AS atau turun 6,6 persen dibandingkan November 2024 (year on year/YoY). Penurunan ekspor disebabkan oleh penurunan ekspor nonmigas yaitu pada bahan bakar mineral, lemak nabati, hingga besi/baja.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut