KUR BRI Ubah Salad Umma Jadi Ladang Belajar Mahasiswa, Anak Kampus Turun ke Bazar
“Awalnya saya kira jualan di bazar itu gampang, ternyata harus bisa jelaskan produk dan komunikasi dengan pembeli. Dari Salad Umma saya jadi belajar praktik usaha langsung,” ujar Lastri.
Meski bisnisnya berkembang pesat, perjalanan Hikma tidak selalu berjalan mulus. Dia mengaku sempat berpindah dari satu bazar ke bazar lain menggunakan motor bersama suaminya sambil membawa produk, banner, dan perlengkapan jualan sendiri karena belum memiliki booth usaha.
Momentum besar datang pada Mei 2025 saat Hikma mendatangi kantor cabang BRI Tebet Barat untuk mencari informasi mengenai KUR BRI. Sebagai nasabah aktif BRI, dia mulai tertarik mengembangkan usaha lebih besar setelah merasa bisnisnya berjalan di tempat.
“Saya merasa usaha saya begini-begini saja. Lalu di situ mulai terpikir untuk mengajukan KUR ke BRI. Akhirnya cair tuh Rp100 juta, tenor 3 tahun, cicilan Rp3,8 juta per bulan,” ujar Hikma.
Pengajuan KUR BRI tersebut disetujui setelah dilakukan survei usaha dan pengecekan kelayakan bisnis. Hikma memperoleh pembiayaan Rp100 juta dengan tenor tiga tahun dan cicilan sekitar Rp3,8 juta per bulan. Dana itu digunakan untuk mengubah carport rumah menjadi outlet usaha Salad Umma.